Posts

Corona, Lebaran dan Hidup yang Terasa Hampa

Image
Maaf lahir batin ya.... Manusia boleh berencana. Tapi pada akhirnya, manusia harus tunduk pada rencanaNya. Lebaran tahun ini terasa hening. Sepi. Sunyi. Begitu yang saya rasakan. "Kesepian" itu juga sudah terjadi sejak 2,5 bulan lalu ketika segala aktivitas terpaksa harus tiarap. Setiarap-tiarapnya. Corona namanya. Tak kasat mata. Tapi sanggup memporakporandakan tatanan dunia. Saya tak ingin membahas lebih lanjut mengenai Corona ini dan efek sosial politiknya. Karena ada yang lebih kompeten untuk menulis narasinya. Saya menulis yang ringan-ringan saja. -- Kehidupan saya masih berjalan. Seperti hari-hari sebelum ada Corona datang. Ya tentu dengan sejumlah penyesuaian. Pekerjaan rutin seperti mengajar ke sekolah jelas sudah Off dan digantikan pembelajaran secara daring. Saya makin banyak berada di rumah. Tak ada jalan-jalan, ngopi dan makan bareng teman dan piknik kecil dengan keluarga. Pada mulanya berada di dalam rumah memang nyaman dan aman. Tapi tak ...

The Path Made Clear

Image
Naskah ini sudah rilis di Majalah Money & I, edisi Mei-Juni 2020 Setiap orang dilahirkan dengan tujuan. Terlepas dari siapa Anda, apa yang Anda lakukan, atau sudah seberapa jauh jalan yang Anda tempuh. Sejatinya Anda sudah diketuk oleh daya yang lebih besar dari diri Anda sendiri untuk melangkah ke dalam panggilan pemberian Tuhan. Kita masing-masing mempunyai peran penting di keseluruhan kemanusiaan. Majalah Money & I, edisi Mei-Juni 2020. Buku The Path Made Clear,   menawarkan kearifan pengalaman dari para visioner, seniman, guru, dan pembuka jalan yang telah melalui banyak perjalanan, dan yang sudah membagikan ilhamnya kepada Oprah Winfrey. Buku ini sangat inspiratif. Ada banyak saripati yang bisa diserap dari membaca buku yang dilengkapi foto-foto indah ini.   Tulisan-tulisan yang disajikan seperti meyakinkan pembaca bahwa setiap keputusan, kemunduran atau peluang   mengenali benih kebenaran yang menjadikan kita sebagai m...

Menikmati Proses Menuju Puncak

Image
RUCITA PERMATASARI CEO AMITHYA HOTEL & RESORT  Naskah ini sudah rilis di majalah Money & I, edisi April-Mei 2020. Dok. Pri Muda, kreatif dan peduli sosial. Begitu menggambarkan   sosok Rucita Permatasari, arek Surabaya yang menjabat CEO Amithya Hotel & Resort ini. Di tangan perempuan cantik yang belum genap berusia 30 tahun ini, belasan hotel yang tersebar di Jawa, Bali hingga Papua di antaranya   Grand Darmo Suite, G Suites Hotel, 18 Suite Villa Loft Kuta,   Kaberaz Hotel Sumenep dan De Baghraf Hotel Sumenep   dipimpinnya dengan sentuhan kreativitas, seni dan inovasi terus menerus untuk bisa bersaing dengan hotel dan resort lainnya.  Meski tak memiliki basic pendidikan pariwisata dan perhotelan, ia tak kagok terjun langsung di dunia hospitality . Pengalamannya berbisnis sejak belia menempanya luwes memerankan perannya sebagai pemimpin dengan ratusan anak buah.  Ditemui di G Lounge Kitchen and Bar di   G...