Posts

Menyusuri Nisan Kenangan di Kota Tuhan

Image
Buku Di Kota Tuhan dan penulisnya. Dok.Pri Judul Buku    : Di Kota Tuhan Aku adalah Daging yang Kau Pecah-pecah Penulis          : Stebby Julionatan Penerbit       : Indie Book Corner Halaman       : 130 Cetakan        : Pertama, 2018 ISBN            : 978-602-309-333-5 ADA banyak cara menyuarakan isi hati agar didengar   orang lain. Persoalan pribadi, ketidaknyamanan pada situasi lingkungan dan kemarahan pada pemimpin dapat dituangkan secara elegan melalui media puisi. Contohnya, Chairil Anwar. Dengan lantang pujangga pelopor angkatan 45 ini menulis sajak Karawang- Bekasi sebagai suara hatinya mengobarkan semangat perjuangan dan kecintaannya pada pendiri negeri. Larik-larik yang ditulisnya begitu gagah berani. Karyanya yang lain ”Aku.” Diksi dalam puisinya menunjukkan kesungguhan pada prinsip hidupnya. Tak her...

"Tersesat" di Labirin Kuil Ta Prohm, Kamboja

Image
Akar tua. Mistis. Dok. Pri PERJALANAN piknik ke Kamboja menyisakan cerita yang tak habis-habis saya ingat. Mengunjungi Angkor Wat, adalah tujuan utama jalan-jalan ke negara bersemboyan ; Bangsa, Agama dan Raja. Bonusnya adalah mengunjungi beberapa kuil lain yang tak jauh dari candi peninggalan Raja Khmer Suryawarman II ini. Dari lima negara yang saya lawati sekali jalan, saya dan kawan perjalanan, Mita, sepakat bahwa petualangan di Kamboja lebih menantang dan disertai sejumlah kejadian aneh yang layak kami renungi maknanya. Masing-masing orang tentu berbeda pengalaman. Apa yang saya alami, juga berbeda dengan yang dialami oleh kawan perjalanan saya, bahkan meski kami berangkat bersama..... --- MENDUNG menggantung saat langkah kaki menjejak gerbang kuil Ta Prohm, Angkor, Siem Reap, Kamboja, Senin (25/4). Hari sudah menjelang siang ketika kami tiba. Sebelumnya, kami sudah menikmati Prasat Angkor Wat, dan dua kuil besar lainnya. Mr Chan, supir Tuk-tuk yang...

Menikmati Naik Bus Kamboja-Vietnam (2-Habis)

Image
Hiburan di sepanjang jalan. Foto-foto di dalam bus Kamboja-Vietnam. Dok.Pri SATU jam menunggu di terminal Phnom Pehn, akhirnya perjalanan kembali berlanjut. Kami masih duduk di bangku paling depan sesuai tiket bus. Masing-masing penumpang mendapat sebotol air mineral. Pada perjalanan lanjutan menuju Ho Chi Minh City, bus yang kami tumpangi lebih "bermartabat" dari sebelumnya. Kondisi busnya mengesankan selayaknya bus kelas eksekutif. Joknya lebih empuk dan bersih. Kemudian, kaki kami bisa selonjoran enak. Koper dan ransel kami masukkan bagasi. Hanya tas kecil isi dokumen perjalanan dan tas isi makanan yang kami bawa ke dalam bus. Sama seperti bus sebelumnya. Bus ini memutar film dan lagu berbahasa Kamboja dan Vietnam secara bergantian. Penumpang yang melanjutkan perjalanan ke Ho Chi Minh lebih sedikit. Sebagian sudah turun di Phnom Pehn. Tak banyak yang bisa dilihat pada perjalanan menjelang petang itu. Pemandangan gedung-gedung tinggi, kuil dengan menara...

Menikmati Naik Bus Kamboja-Vietnam (1)

Image
Tiket bus Kamboja-Vietnam. 32 USD/orang. Dok. Pri SETELAH gagal naik bus dari Bangkok ke Siem Rheap, Kamboja, dengan alasan keamanan, akhirnya cita-cita saya naik bus lintas negara dijawab Tuhan. Sudah cukup  empat hari tiga malam menjelajah Kamboja, saatnya kami geser ke Ho Chi Minh City, Vietnam. Tiket bus Surya  kami  beli dari operator bus tak jauh dari hotel tempat kami bermalam. Waktu pesan, mbak penjual tiketnya bilang, karena bus berangkat pagi hari sekitar jam 7, maka menjelang malam hari kami akan tiba di Ho Chi Minh City. Kurang lebih 12 jam perjalanan, begitulah. Tiket bus kami beli seharga 32 USD. Kami akan dijemput di hotel pukul 06.30 waktu Kamboja dengan van. Selanjutnya akan diantar ke terminal untuk naik bus. Jam 5 pagi, saya dan Mita, sudah bersiap-siap. Sebelumnya, saya sudah pesan ke hotel, agar jatah sarapan kami dibungkus saja dan siap sebelum pukul 6.30. Menu aman yang kami pilih adalah pancake dan buah. Buat jaga-jaga juga, s...