Posts

Sehari Tanpa Gawai

Image
DULU , dulu sekali, kita kerap meninggalkan rumah tanpa melengkapi diri dengan handphone. Ya, tentu saja, saat itu kepemilikan hp masih terbatas. Hanya orang-orang tertentu saja yang mampu beli. Jika ada kabar yang ingin disampaikan pada keluarga saat kita sedang jauh, cukup dengan menghubungi telepon rumah. Seminggu sekali, atau bahkan sebulan sekali bagi yang terpisah. Tak ada masalah. Komunikasi tetap hangat dan punya makna. Sering pula bertukar kabar lewat surat menyurat. Saya mengalami masa-masa itu. Rasanya ada semacam gelombang berbeda di dalam hati ketika membaca surat baik dari orangtua, atau sahabat bahkan gebetan yang berjauhan. Saya merindukan situasi seperti itu lagi. Dulu, dulu sekali, tak perlu juga kita update kegiatan kita dari bangun tidur sampai tidur lagi baik itu melalui telpon atau sms. Tak ada juga yang resah. Ambil di Net. Dulu, kita bisa sering-sering ketemuan dengan kawan tanpa pakai janji-janjian di dunia maya. Dan, acara ketemuan ...

Melawan Lupa dengan Membaca dan Menulis

Image
BELUM lama ini, ketika selancar ke dunia maya, saya membaca artikel bagus tentang kebiasaan mantan orang terkaya di dunia, Bill Gates dan istrinya, Melinda Ann French. Pasangan suami istri yang kini mendedikasikan hidupnya menjadi filantropi itu suka sekali membaca buku. Kesibukannya sebagai pebisnis kaliber tak membuat mereka lupa untuk membaca. Bill Gates bahkan selalu menyempatkan menuliskan lagi isi bacaan yang sudah dibacanya. Lalu, ia bagikan pada orang lain melalui laman media sosialnya. Itu dilakukannya, katanya, agar banyak orang bisa membaca apa yang dia baca. Ambil di Net Melinda pun sama. Di antara kesibukannya mendampingi suami dan mengurus anak-anaknya, ia melahap banyak bacaan. Kerap keduanya bertukar bacaan dan mendiskusikan buku yang mereka baca.  Romantisme yang sederhana tetapi penuh makna ya?  Pasangan cinta buku. Ambil di Net. Membayangkan mereka mendiskusikan isi buku yang sudah dibacanya, kelihatannya seru. Saya...

Travelling Seru, Mudah dan Murah ? Ya di JadiPergi.com

Image
HIDUP harus ada pikniknya. Disadari atau tidak, pergi berlibur akan membawa dampak positif bagi kehidupan kita. Selain re-charge energi setelah sekian waktu dipacu untuk bekerja, liburan akan mengantar kita pada pengalaman-pengalaman hidup yang baru dan berkesan. Makanya, tak salah bila kini piknik sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Stres lho berkutat dengan kerjaan yang seolah tak ada habisnya. Nah, plesiran bisa jadi penyeimbang agar hidup kian berwarna. Naik gajah di Lombok. Foto : JadiPergi.com Sering kan kita ngiler abis kalau lihat postingan teman-teman di media sosial yang piknik di tempat indah-indah. Dalam hati, pingin juga kita seperti mereka, liburan dengan leyeh-leyeh di kebun teh, menikmati sunset dari balkon hotel yang menghadap ke laut, atau blusukan ke kampung-kampung wisata sambil kulineran. Tapi, itu hanya sebatas keinginan belaka. Karena faktanya, banyak di antara kita yang setiap diajak diskusi liburan malah suka bingung. Iya kan? Selfie di pun...

Ngadem ke Gunung, Piknik ke Fresh Green, Trawas-Mojokerto

Image
HARI Minggu yang cerah, rencana mau staytune menulis, eh kedatangan rombongan keponakan Trio Menyils dari Surabaya yang kami lama tak ketemu. Setelah main-main dan  sarapan bekal yang dibawa dari Surabaya, kami pun jalan-jalan tanpa tujuan. Ya untungnya saya  sudah mandi, tinggal sisiran sama bedakan tipis-tipis. Siap cuss! "Pokoknya jangan ngemol," kata Menyil senior request. Siplah Menyils ini, kebetulan saya dan suami beserta Bapak dan Ibunya Menyils juga bukan penghobi ngemol. Keluarga Cemara Ala-ala. Foto : IG@ tri_lestiyono_bc "Kiri atau kanan ini?" Tanya Bapak Menyils saat mobil keluar gang rumah kami. "Kanan saja sambil jalan-jalan ke desa, nanti kalau tidak mau lewat sana, kita putar balik," sahut suami saya. Mobil pun melaju ke arah kanan menuju arah gunung Penanggungan. Rumah kami memang di kaki gunung, tapi dikepung banyak pabrik yang notabene perusahaan-perusahaan besar. Setelah melalui pabrik rokok terbesar, mob...

ASUS VivoBook S S510UQ, Notebook untuk Pribadi Multitasking yang Simpel tapi Gaya, Harga di bawah 10 Juta

Image
HAL paling tidak mengenakkan saat bekerja menggunakan notebook, adalah ketika serius-seriusnya mengerjakan naskah, tiba-tiba Blaar! Notebook tiba-tiba hang. Konsentrasi langsung pecah dan rasa cemas menjalar. Apalagi saat fokus mengetik, kadang suka lupa tekan tombol Ctr + S.  Duh! Petaka banget.  Saya sering mengalami situasi menyebalkan seperti itu terutama akhir-akhir ini, saat load kerjaan meningkat. Apalagi kalau sudah serius mengetik, dengan kecepatan jari-jari secepat kilat, eh ternyata notebook-nya tidak bisa mengikuti irama kerja saya. Jengkel, kesal dan marah campur aduk rasanya. Bila sudah begitu, butuh beberapa menit untuk memulihkan notebook ke kondisi normal. Tentu saja dengan kecamuk luar biasa. Berharap naskah yang sedang saya kerjakan baik-baik saja. Notebook adalah barang penting dalam hidup saya sejak kuliah 17 tahun lalu. Sejak kali pertama bersentuhan dengan komputer, saya sudah jatuh hati dengan notebook. Alasannya sederhana. Bisa dibawa ke mana-...

Ketika Murid Liburan, Guru Justru Masuk Kelas (Workshop Menulis Artikel)

Image
MENULIS itu mudah, yang membuat sulit adalah ketika tidak segera memulainya. Tidak ada cara lebih baik untuk menulis selain dengan menulis.  Itu yang menjadi poin ketika saya mengisi materi menulis artikel di media massa untuk para pengajar Sekolah Citra Berkat (SCB), The Taman Dayu, Pandaan, Senin (25/9). Ada sekitar 25 orang guru TK-SMP termasuk Manajer Operasional dan Kepala TK-SMP berpartisipasi di kelas tersebut. Pelatihan berlangsung saat murid-murid SCB libur setelah ulangan umum Term 1. Jadi muridnya liburan, gurunya malah masuk kelas untuk belajar menulis artikel. He-he-he-he. Ayo Menulis! Dok. Pri "Menulis untuk memotivasi dan menginspirasi banyak orang," kata Adi Rasidi, Manajer Operasional SCB. Dok : Pri  Saya datang 20 menit sebelum acara dimulai tepat pukul delapan pagi. Ketika masuk ruangan, rupanya teman-teman pengajar sudah siap dengan laptop di meja masing-masing. Sementara saya malah tidak membawa laptop. He-he-he. Materi yang a...

Jadi Jawara Lomba Blog

Image
" Sesuatu yang dikerjakan dengan tekun, pasti ada hasilnya." Begitu hubby tercinta memotivasi istrinya yang (tidak) jelita ini. Hi-hi-hi-hi. Benarlah apa yang dia bilang (yang sebenarnya itu juga mengutip, entah siapa, saya lupa), akhirnya setelah dua setengah bulan saya aktif ngeblog, ada hasilnya juga. Jadi juara 2 kompetisi blog yang dihelat developer perumahan Citra Harmoni. Penyemangat ngeblog. Dok.Pri Technical meetingnya digelar Minggu (17/9) di kantor marketing Citra Harmoni jam 10 pagi. Sebenarnya, maju mundur mau ikut lomba apa tidak. Alasannya sih agak-agak malesin, gak ada suami yang nganterin. Secara doi lagi tugas di Jogja, otomatis apa-apa saya sendiri, gak ada suporter.  Kalau ada suami kan, dia bisa nemeni plus bisa bantuin dokumentasi macam foto dan video. Setelah semedi dan dapat wangsit, ha-ha-ha-ha, baiklah, saya memutuskan ikutan. Tentu saja supaya semangat, saya cari suporter. Nodonglah ke kakak sepupu saya untuk nganterin ke ar...